Desain Interior Cafe yang Elegan dan Instagrammable

January 25, 2018

 

Salah satu hal yang gampang-gampang susah dalam dunia desain interior adalah memaksimalkan fungsi dinding; terutama dalam rumah, namun tidak menutup kemungkinan pada restoran maupun hotel. Permasalahan yang timbul cukup bervariasi; tetapi dapat kita kelompokkan menjadi 3 inti permasalahan. Konsep desain interior yang membosankan, Trend yang sudah kadaluwarsa, dan konsep ruangan yang kurang pas, demikian yang sempat dialami beberapa klien Red Fennec, penyedia jasa laser cutting Jakarta.

 

Hal-Hal Penting dalam Dekorasi Dinding

 

Di Indonesia, desain interior pada dinding seringkali dianak-tirikan; dan cenderung berfokus pada pemilihan furnitur dalam ruangan. Fungsinya terbatas pada pembatas ruangan saja, terutama pada tipe-tipe rumah lama yang cenderung enggan menggunakan wallpaper. Padahal, dinding adalah salah satu komponen krusial yang menentukan keindahan dan tingkat kenyamanan dari sebuah ruangan.

 

Salah satu cara untuk memaksimalkan fungsi dinding adalah dengan memasang berbagai ornamen atau dekorasi dinding. Dekorasi dinding yang dimaksud dapat mengandung fungsi praktis, fungsi estetika, atau keduanya. Contoh yang paling populer adalah pemasangan jam dinding di ruangan. Jam dinding dengan ukuran terlalu besar/kecil yang dipasang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mengurangi fungsi praktisnya, dan bukan tidak mungkin justru memperburuk aspek estetika dari ruangan; seperti gambar dibawah ini. 

Pemilihan hiasan atau ornamen dalam dekorasi dinding anda harus memperhatikan 2 aspek berikut :

 

Lazimnya, dalam penataan sebuah ruangan, terdapat 1-2 focal point. Focal Point berfungsi untuk menarik perhatian dari pengunjung dengan tema/konsep dekorasi interior yang diusung; juga menjadi area dengan tingkat kenyamanan tertinggi dalam sebuah ruangan. Pemasangan hiasan atau dekorasi dinding dapat menekankan adanya focal point di ruangan anda; contohnya adalah dengan pemasangan lukisan, foto, atau pernak-pernik pada meja dinding. Namun, sudut-sudut ruangan selain focal point perlu mendapat perhatian, agar tidak terjadi ketimpangan fokus pada dekorasi sebuah ruangan dan membuat ruangan menjadi terlalu ramai.

 

Luas ruangan dapat menjadi pedang bermata dua bagi konsep dekorasi interior anda. Ruangan yang besar memerlukan dekorasi dinding yang cukup banyak, yang disesuaikan juga dengan furnitur yang telah ada. Minimnya dekorasi dinding pada ruangan yang besar (terlebih dengan pemilihan warna-warna pastel atau warna-warna soft) akan memberikan kesan ruangan yang hampa dan dingin. Sementara pada ruangan kecil, penggunaan dekorasi dinding yang terlalu banyak akan menimbulkan kesan sempit.

 

Di tahun 2018, terdapat beberapa pergeseran trend dekorasi interior, seperti yang telah dibahas sebelumnya pada   . Ringkasnya, trend di tahun 2018 berkiblat pada penambahan aspek natural, dan mengutamakan detail dalam penggunaan komponen-komponen desain interior. Lantas apa saja yang dapat anda lakukan untuk memaksimalkan fungsi dinding anda sekaligus menerapkan trend dekorasi interior 2018 ?

 

1. Gunakan Partisi Ruangan

Apabila anda memiliki ruangan yang terlampau besar, anda dapat menambahkan partisi ruangan sebagai ekstensi dari dinding yang telah ada. Penggunaan partisi ruangan, selain untuk memaksimalkan fungsi praktis dari sebuah ruangan, dapat menambah nilai estetika dari sebuah ruangan. Dan mengikuti trend di tahun 2018, partisi dengan bahan-bahan alami dan desain yang kompleks akan menjadi primadona; contohnya adalah gambar dibawah ini

 

 

Untuk urusan bahan, gunakan bahan-bahan alami seperti kayu, triplek, maupun mdf; sesuaikan dengan konsep dekorasi interior anda dan aksen yang ingin ditonjolkan. Setelah itu, anda dapat menggunakan jasa laser cutting jakarta, Red Fennec untuk mengerjakan partisi anda dengan ketelitian yang tinggi.

 

Tips : untuk menciptakan kesan vintage, anda dapat meletakkan partisi anda condong ke tengah ruangan dan ditambahkan peletakan sofa di dekatnya.

 

2. Manfaatkan Rak Dinding

Bagi anda yang memiliki ruangan berukuran kecil hingga sedang; rak dinding adalah teman terbaik anda. Selain dapat menghemat penggunaan ruangan (dengan memindahkan fungsi ornamen pada meja ke dinding), anda juga dapat memainkan focal point dari ruangan. Apabila focal point sudah tercipta, anda dapat memasang rak dinding pada bagian dinding lain dari ruangan, dengan begitu ruangan anda akan lebih tertata. Perhatikan ornamen atau barang-barang yang yang anda letakkan dan pastikan jumlah dan besarnya proporsional dengan rak dinding.

 

Tips : pajang 1-2 pot tanaman berukuran kecil untuk menambahkan kesan natural yang selaras dengan trend desain interior di tahun 2018

 

3. Lukisan Laser Engraving ? Go for it!

Salah satu tren yang cukup mencuat di tahun 2017 adalah penggunaan laser engraving untuk membuat sebuah lukisan. Karya seni yang dihasilkan; seperti salah satu portofolio Red Fennec, penyedia jasa laser cutting jakarta diatas, dapat mengakomodasi kebutuhan anda untuk memperkaya dekorasi interior ruangan anda sekaligus memberikan kesan natural dan unik. Peletakan dari hiasan dekorasi dinding yang satu ini pun cukup fleksibel; anda dapat meletakkannya berdampingan dengan rak dinding (apabila ukuran lukisan tergolong sedang), atau anda dapat meletakkannya tepat diatas sofa di ruangan (lebih bagus dengan ukuran lukisan yang cukup besar).

 

Tips : Selain pada lukisan, laser engraving juga dapat digunakan untuk memberikan tambahan motif pada ornamen dinding maupun meja lainnya. Cek galeri Red Fennec untuk sumber inspirasi anda.

 

4. Sesuaikan Jarak Dekorasi Dinding dengan Furnitur

 

Kesalahan yang sering dilakukan masyarakat adalah dengan menggantung dekorasi dinding terlalu jauh maupun terlalu dekat dari furnitur maupun dekorasi dinding lain didekatnya. Jarak ideal peletakan dekorasi dinding terhadap objek lain adalah 5-7.5 cm. Namun apabila furnitur yang berada dibawah dekorasi dinding memiliki ukuran yang kecil maupun bukan bagian dari focal point, maka jarak ideal pemasangan dekorasi dinding dari lantai adalah 120-150 cm, atau sejajar dengan pandangan mata. Dengan demikian, anda dapat membuat penataan ornamen ruangan anda menjadi lebih rapi dan memaksimalkan potensi nilai estetika dari ornamen tersebut.

 

Tips : Apabila anda menggunakan lebih dari 1 hiasan ada space tertentu di ruangan anda, pastikan hiasan dinding tersebut memiliki tema yang sama maupun yang saling melengkapi.

 

5. Jangan Biarkan Dinding Lorong Anda Kosong!

Perhatian masyarakat terhadap desain interior pada lorong cukup rendah. Padahal, selain sebagai penghubung antar ruangan, lorong juga dapat bertindak sebagai media transisi tema dari ruangan yang satu dengan ruangan lainnya. Atau apabila dua ruangan yang dihubungkan memiliki tema yang relatif sama, anda dapat menghias lorong penghubung ruangan dengan tema yang sama maupun dengan tema yang dapat melengkapi konsep desain interior rumah anda.

 

Tips : anda dapat memaksimalkan pencahayaan dari lorong di rumah anda dengan mempergunakan cermin, menggunakan cat putih (atau warna-warna cerah lainnya), atau menggunakan lantai berbahan dasar kayu dengan aksen yang lembut.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Apa yang Dilihat Konsumen dari Papan Reklame Anda

January 4, 2018

1/4
Please reload

Recent Posts

March 19, 2019

Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags