3 Tren Desain Interior Hits di Tahun 2018

January 25, 2018

Sebelum kita memasuki pokok pembahasan, ada baiknya kita recap terlebih dahulu tren-tren desain interior yang mencolok di tahun 2017.

 

Penghujung tahun 2017 ditutup dengan kembalinya tren lama dalam dunia desain interior; tidak hanya di Indonesia, namun juga di dunia. Contohnya soal warna dinding maupun furnitur rumah tangga. Apabila 12 hingga 36 bulan yang lalu warna rose gold masih jamak ditemui pada ruangan-ruangan hotel dan restoran, saat ini penggunaannya sangat minim. Menilik contoh pada aksen interior dari restauran Four Season; (dimana beberapa furniturnya dikerjakan dengan metode dari provider/penyedia jasa laser cutting), adalah salah satu usaha yang memiliki penataan ruang dan interior yang apik dan dipandang bersejarah yang kini telah berpindah tempat ke park avenue.

 

Di lokasi yang baru, tidak terlihat adanya aksen warna rose gold. Yang cukup mencolok justru pada penekanan penggunaan warna dusty rose.

 

Tidak hanya warna dusty rose; warna sage blue dan stony blue juga berhasil comeback di tahun 2017 ini; setelah sempat booming di akhir tahun 1980-an.

 

Sementara dalam interior hunian perumahan, tren minimalis kembali muncul. Tidak hanya pada gaya/aksen interior modern, namun juga pada beragam gaya interior. Ditambah dengan kecenderungan untuk mengedepankan kesan penuh kehangatan dalam pemilihan warna dan tekstur dari komponen ruangan-ruangan utama. Penambahan dekorasi-dekorasi artistik dari kayu yang digarap secara tradisional maupun dengan menyewa jasa laser cutting pun meningkat.

 

 

 

Sementara untuk urusan wallpaper atau dekorasi dinding; baik dalam desain rumah, interior hotel maupun restoran, masyarakat tampaknya kembali berpaling kepada komponen desain yang menggunakan pola geometris. Tidak jarang pola-pola fraktal pun juga ikut berperan didalamnya sehingga menghasilkan suasana/aksen ruangan yang lebih kontemporer; terlebih apabila menggunakan  bahan seperti mdf yang telah melalui proses laser cutting. Meninggalkan penggunaan warna-warna pastel yang kelewat lembut.

Ternyata, pergeseran tren ini banyak disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan jumlah pasangan pernikahan dan pengusaha muda yang membangun rumah/tempat usaha impiannya. Serta didukung oleh banyaknya tekanan pada kalangan dewasa yang menimbulkan kejenuhan atas desain interior yang rumit dan berat, berpaling kepada desain-desain yang jauh lebih ringan.

 

3 Tren Desain Interior dengan Peluang Besar Booming di tahun 2018

 

Setelah melewati tahun 2017 yang dipenuhi warna rose gold, kini di tahun yang akan menjadi hari jadi ke 250 tahun dari sirkus pertama di kota London tampaknya mulai meninggalkan kesan kota barat yang cenderung futuristik.

 

“Detil dan ketelitian akan menjadi semakin penting dalam desain interior rumah. Entah itu ukiran atau engraving berbahan dasar kayu, rumbai korden, maupun dalam pola-pola yang kompleks, Ketelitian akan detil memegang peranan penting dalam keseluruhan aspek desain interior.”

—Timothy Corrigan

 

“Belakangan ini warna hijau hilang dari pasaran. Warna hijau adalah warna favorit saya dan saya merasa akan comeback sesegera mungkin. Sepengetahuan saya dari beberapa pabrik garment terkemuka mereka mulai memproduksi dan menggunakan warna hijau kedalam produk-produknya. Warna hijau menjadi warna yang penting karena warna hijau dapat membawa suasana alam ke dalam ruangan dan tentunya ke dalam rumah.”

—Alex Papachristidis

 

“Sekarang banyak sekali tersedia kain velvet, dengan daya tahan dan variasi warna yang jauh lebih baik dari sebelumnya.”

—Suzanne and Lauren McGrath

 

Secara umum, 3 pernyataan dari para desainer interior terkemuka diatas dapat menjadi garis besar tren desain interior di tahun 2018. Dan akan kita uraikan dalam 3 poin :

 

Natural - Tropical and/or Natural Element

 

Warna-warna dan material yang natural akan kembali mendominasi desain interior di dunia tahun 2018 ini. Bertindak sebagai refresh atau penyegaran kembali dari kesan kaku yang timbul di tahun sebelumnya; tahun yang penuh ambisi. Penggunaan elemen-elemen alam ini akan sangat mendominasi perumahan-perumahan yang ada di dunia. Di Indonesia semenjak tahun 2017, tren ini sudah memiliki fondasi yang cukup kuat; terbukti dengan mulai gencarnya gerak pemerintah (terutama di kota Jakarta) untuk membangun lebih dari 20 hektar ruang terbuka hijau. Jadi bagi anda yang ingin tetap up-to-date dengan tren ini tanpa melakukan renovasi, anda dapat menggunakan ornamen-ornamen kayu dan MDF ke dalam ruangan anda; tidak lupa dengan tanaman-tanaman yang sesuai dengan gaya desain interior rumah anda.

 

Tidak lupa, kunjungi galeri RedFennec, salah satu penyedia jasa laser cutting mdf di Jakarta; untuk mendapatkan inspirasi pembuatan ornamen pelengkap desain interior rumah anda.

 

Bahan-bahan yang dapat anda manfaatkan tidak terbatas pada material kayu berwarna cerah, maupun triplek dan MDF; anda dapat menggunakan batu-batuan apung maupun batu granit. Terlebih apabila anda telah memiliki kolam ikan / kolam renang di rumah anda.

 

Mendetail - Maximalism

 

Apabila tahun lalu mengusung tema polos, simple dan kaku; maka bagi anda pribadi yang perfeksionis dan teliti, anda perlu menerapkan aliran maximalism ke dalam hunian anda. Aliran ini berfokus pada penggunaan pola-pola rumit yang menuntut ketelitian tingkat tinggi dalam proses produksinya, seperti salah satu produk penyedia jasa laser cutting Jakarta di bawah ini :

 

Atau anda dapat menggunakan pola-pola tajam tersebut kedalam ornamen pelengkap perabotan anda, seperti pada wallpaper, sofa, korden, vas bunga, karpet, bantalan sofa hingga lukisan yang anda pajang seperti gambar dibawah ini :

 

 

Dekorasi Kain Velvet

 

Berbicara soal kain velvet; bahan ini sering digunakan pada sofa atau bantalan sofa, dan sempat juga menjadi tren pakaian musim gugur tahun 2017 di negara-negara 4 musim. Bahan ini memiliki permukaan halus dan acapkali dimainkan oleh adik / saudara / buah hati anda; atau mungkin anda pun masih suka menggoreskan tangan anda untuk meninggalkan jejak di kain sofa velvet ?

 

 

Kain ini memiliki sifat bahan yang lembut, berbulu, dan cenderung terlihat berkilau, sehingga dapat menjadikan hunian anda lebih berkelas dan elegan. Warna nya yang tegas ternyata cocok dipadupadankan dengan desain interior monokrom maupun desain yang mengadaptasi elemen natural tanpa kesulitan yang berarti.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Apa yang Dilihat Konsumen dari Papan Reklame Anda

January 4, 2018

1/4
Please reload

Recent Posts

March 19, 2019

Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags